Project Description
Saya untuk masa depan, slogan ini penting mengingat perkembangan dunia saat ini. Perkembangan dalam bidang teknologi sangat mempengaruhi sosiologi, interaksi antar manusia. Dengan berkembangnya teknologi, interaksi antar manusia semakin hari semakin berkurang. Teknologi mengambil terlalu banyak porsi dalam interaksi antar manusia. Sehingga hal ini merupakan masalah baru yang muncul dari perkembangan teknologi. Konsep ruangan yang menonjolkan interaksi antar penggunanya, akan mampu meningkatkan interaksi antar manusia. Perancangan yang saya lakukan ini menggunakan penghawaan alami (penggunaan penghawaan buatan hanya jika sangat diperlukan). Konsep bangunan yang memanjang dan banyak fentilasi menunjang penggunaan penghawaan alami. Material perabot yang digunakan adalah Resin board, mahal saat pembuatan namun sangat efisien saat penggunaanya. Material ini tahan lama, tahan lembab, tahan panas, dan sulit terbakar.
Komponen yang paling penting dalam interior di masa depan adalah, komponen “kebersamaan”. Hubungan antar manusia harus dipertahankan. Metode riset yang digunakan adalah wawancara, studi lokasi, dan studi tipologi. 3 metode riset ini saling melengkapi. Wawancara, mendapatkan informasi atau masukan tentang bagaimana ruangan yang dibutuhkan. Studi lokasi, mempelajari konsep apa yang bisa diaplikasikan. Studi tipologi, mempelajari objek perancangan sejenis yang telah ada. Sumber riset utama pada perancangan ini adalah Aji Santoso, selaku pemilik ASIFA (lokasi perancangan yang saya gunakan).
Pernyataan yang dipertimbangkan adalah bahwa desain harus bertahan lama, baik secara kualitas material yang digunakan maupun desain interior itu sendiri (up to date). Serta desain harus efisien, tidak hanya mementingkan keindahan semata, namun juga mempertimbangkan pengguna ruang. Metode yang saya lakukan sudah cukup lengkap untuk membantu perancangan saya.


