Project Description
Apa inspirasi dibalik perancangan karya ini?
Inspirasi diambil dari kerusakan-kerusakan lingkungan yang berakibat global yang dapat dirasakan kala ini, yakni global warming. Dalam 50 tahun mendatang beberapa kota di Indonesia di proyeksikan akan tenggelam. Tidak hanya itu beberapa kerusakan ekologis akan mengancam Indonesia. Tapak terletak pada kawasan konservasi pamurbaya ( pantai timur surabaya). Pamurbaya menjadi kawasan ekologi dan pariwisata namun belum banyak diolah dan memiliki berbagai masalah. Pamurbaya juga merupakan salah satu titik persinggahan burung-burung pantai dunia, seperti gajahan pengala, biru laut ekor hitam, biru laut ekor blorok, dan cerek pasir mongolia. Penurunan populasi burung menjadi inti permasalahan. Sejak 2005, jumlah burung migran menurun 100-200 ekor setiap tahun. Penyebab utamanya adalah reklamasi yang mengurangi jumlah pohon dan resapan air. Diharapkan dengan adanya pengembangan kawasan eko wisata dapat memberikan kontribusi pada lingkungan, sosial, dan budaya.
Bagaimana cara desain Anda bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya?
Desain bermanfaat sebagai ruang publik untuk semua lapisan masyarakat yang diharapkan menjadi sarana edukasi, penelitian, dan konservasi alam sehingga tercipta keseimbangan dari alam maupun manusia.
Apa konsep dan gaya desain Anda?
Desain biofilik dan eksperimental menjadi dasar dari pembentukan konsep. Air sungai, air laut, rawa, payau, hutan mangrove, daratan kering, hingga berbagai buatan manusia yang berada di sekitar tapak. Alam dan buatan saling berkontradiksi sehingga menciptakan boundary (batas) antara kedua dunia. Manusia akan terus menciptakan batas dan menjadikan tidak ada simbiosis antara alam dan buatan.
Apa alasan dibalik pemilihan warna dan skema warna Anda?
Warna menjadi peran penting dalam pembentukan suasana desain. Pemakain warna-warna natural sebagai representasi lingkungan alam sekitar dan warna putih sebagai pemberi aksen future pada tapak melambangkan masa depan manusia.
Apa pendekatan ramah lingkungan dalam hal konsep desain, material, perawatan, penggunaan energi, air, pengaturan sampah, dll?
Desain seminimal mungkin tidak merusak lingkungan wetland dibawahnya, tetapi malah menjadikanya lebih baik dan menyatukanya dengan desain. Penggabungan material-material seperti bambu,kayu serta modul precast yang mudah dipasang menjadikanya ramah lingkungan dan efisien. Penggunaan skylight dan ventilasi angin pada setiap modul meminimalisir penggunaan energi. Air didapat dari rainwater catcher yang terdapat di sekitar tapak. Konsep penyatuan alam dan buatan ini menjadi garis besar pada desain.
Apa dan siapa yang mempengaruhi desain Anda?
Pengaruh terbesar adalah isu tentang burung dan ekosistem biota laut. Saya memulai dari isu burung yang sepertinya kecil namun berdampak besar bagi dunia. Karena kita hidup bergantung satu sama lain apa bila satu rantai terputus maka masyarakat dan lingkungan yang terkena imbasnya sendiri. Ditambah lagi kurangnya edukasi terhadap masyarakat tentang lingkungan dan saya ingin mengubah stigma lingkungan yang sudah terjadi tersebut. Kebetulan juga pemerintah Surabaya akan menjadikan Pamurbaya (tapak) menjadi area ekowisata.
Bagaimana pendekatan Anda dalam meneliti isu ini?
Pendekatan yang diambil adalah pendekatan secara emosional intangible didapat dari keadaan alam sekitar bahwa telah tercipta batas-batas pemisah manusia dan alam dan bagaimana seorang manusia menyikapinya. Disitulah letak impact yang dapat mengedukasikan masyarakat sekitar secara tidak langsung.
Siapa yang didekati untuk meneliti isu ini?
Isu diteliti menggunakan literatur yang sudah ada dan wacana-wacana pemerintah Surabaya terhadap Pamurbaya dan sekitarnya menjadi acuan dari desain.
Rangkaian pertanyaan yang ditanyakan saat melakukan penelitian ini?
Pertanyaan-pertanyaan tentang penggunaan material yang tepat dan bagaimana mengolah ruang konservasi yang baik seefisien mungkin.
Apakah metode penelitian yang digunakan?
Penggunaan literatur seperti jurnal, koran, peraturan pemerintah Kota Surabaya menjadi landasan dari terciptanya desain awal hingga final.
Penemuan apa saja yang didapatkan dari penelitian?
Penggunaan bahan-bahan alam dan buatan eksperimental sebagai pembentuk emosi dan persepsi manusia yang merasakan didalamnya. Seberapa besar manusia dapat memahami konteks yang terjadi didalam Pamurbaya.



