Project Description
Setiap desa, kota, provinsi, hingga sebuah negara, tentunya memiliki sebuah kondisi ekonomi yang mengharuskan masyarakat untuk berusaha mencapai kesabilan dalam ekonomi.
Namun, tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam mencapai kesabilan dalam ekonomi tersebut sehingga tercipta lingkaran atau kubu masyarakat kestabilan yang mampu mencapai tersebut dan yang tidak mampu ketidakmampuan orang-orang ini yang biasa juga disebut kumuh, mengharuskan mereka bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, bankan anak-anak yang seharusnya duduk bangku sekolah diberikan pilihan oleh kondisi yaitu memenuhi keperluan pangan mereka atau belajar di sekolah.
Kondisi Pendidikan ini kemudian akan terus berlarut hingga dewasa, hingga mereka mulai mengalami kesusahan dalam mencari sebuah pekerjaan yang layak, yang juga akhirnya mereka akan kembali ke fase awal atau sebuah rantai, dimana mereka harus bekerja dengan sangat keras hanya untuk memenuhi kebutuhan makan mereka, keturunan mereka akan mengalami hal yang sama dengan yang mereka alami.
Pengkonsepan dilakukan dengan berusaha untuk menghubungkan antara “si kaya” dan “si miskin” atau bisa juga disebut dengan menjembatani antara rantai miskin dan rantai mampu yang disebut sebelumnya.
Jembatan yang dimaksud adalah sistem yang melibatkan antara si kaya dengan si miskin, hal ini dapat dicapai dengan membentuk sebuah lingkup area, sebuah tempat dimana si kaya dapat menemukan kenyamanan dan keuntungan dan si miskin dapat bekerja untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik kedepanya, baik dari segi ekonomi, pendidikan dan lapangan pekerjaan yang akan mematahkan rantai kemiskinan.




