INTERIOR DESIGN
BRIEF

DAPATKAH KAMU MEREDEFINISI RUANGAN INTERIOR DEMI MENCIPTAKAN NARASI DESAIN YANG BARU?

Desainer interior diharuskan untuk mendobrak batasan dan merancang sesuatu yang unik. Tantangan dalam melangkah ‘maju’ adalah mempertimbangkan, memperbaharui, dan memikirkan kembali dasar-dasar desain.

Pada proposal desain Anda, jelaskan bagaimana Anda menyatukan elemen fungsi dan emosi, serta keberlanjutan dan estetika ke dalam sebuah ruang.

Menurut Anda, apa makna dibalik mendobrak batasan dan menciptakan intervensi baru pada ranah desain komersial, perhotelan, perumahan, dan kelembagaan? Bagaimana Anda mengekspresikan pengalaman holistik kepada masyarakat tanpa menghilangkan rasa kebaruan dan orisinalitas?

Ruangan yang Anda rancang:
1. Memiliki prinsip-prinsip desain yang berorientasi manusia (manusiawi).
2. Mengutamakan place-making dan story-doing.

Submission Criteria

Theme
FORWARD
Project Category
Bebas, tetapi site harus nyata.
Project Layout Size
Minimal 300 m²
Participant Requirement
Mahasiswa jurusan Desain Interior (S1) mulai dari semester 3 dan seterusnya.
Submission Limit
1 mahasiswa maksimal 1 karya.

Project Requirements

COLOUR CHIP & NAMA PRODUK
Peserta diwajibkan menggunakan produk dan warna Nippon Paint.

ELEMEN RAMAH LINGKUNGAN
Peserta diwajibkan menerangkan secara jelas produk serta elemen ramah lingkungan yang digunakan dalam proyek.

SKEMA WARNA
Berikan alasan mengenai pemilihan warna-warna tersebut.

NAMA & KONSEP
Seluruh proyek wajib dimulai dengan judul proyek dan konsep. Tidak boleh mencantumkan profil peserta dan universitas untuk menjaga objektivitas pada saat penilaian.

Sample Presentation Board

Seluruh karya wajib menampilkan foto lokasi atau bangunan saat ini. Tidak boleh mencantumkan profil peserta dan universitas pada Presentation Board.

1. Profil Proyek (Nama, Kategori, dan Konsep Proyek)
2. Pernyataan Desain
3. Project & Furniture Layout Plan
4. Foto site saat ini
5. Elevasi Proyek
6. Penjelasan elemen dan cat ramah lingkungan yang digunakan pada proyek
7. Perspektif proyek dalam 3D
8. Colour Chip yang sesuai dengan kode & nama warna Nippon Paint
9. Alasan pemilihan warna pada gambar perspektif yang ditampilkan

Sample Presentation Board – Interior Design
Ukuran A2

JUDGING CRITERIA

20% DESIGN CONCEPT STATEMENT

Pernyataan konsep desain harus menarasikan poin-poin utama dari proposal desain Anda.

10% COLOUR CONCEPT
COLOUR HARMONY

Ciptakan palet warna yang serasi dan seimbang pada hasil akhir, bahan bangunan, dan tekstur.

COLOUR COMMUNICATION

Pastikan seluruh paduan warna mampu menonjolkan elemen-elemen desain yang dikomunikasikan melalui branding, wayfinding, dan tipografi.

COLOUR INNOVATION

Terapkan penggunaan warna yang inspiratif dengan memanipulasi bahan bangunan agar dapat menghasilkan fitur desain yang menonjol.

30% DESIGN INNOVATION
FUNCTIONALITY

Desain harus disesuaikan dengan tujuan penggunaan dan memberikan pengaruh positif bagi komunitas secara keseluruhan.

SPATIAL PLANNING

Desain dan perencanaan ruang individu disesuaikan dengan kebutuhan secara spesifik dengan menitikberatkan pada prinsip antropometri dan ergonomi.

CREATIVE IDEATION

Ide desain harus inovatif, canggih, kreatif, orisinil, dan menginformasikan gagasan yang out-of-the-box.

CRITICAL RESPONSE

Intervensi inovatif mendukung penciptaan solusi yang dapat berinteraksi secara emosional, empati, sosial, dan budaya.

25% CRITICAL & FORWARD-THINKING

Menggunakan bahasa desain universal untuk menangani dan menginvestigasi isu-isu masa kini dengan pemikiran kritis. Solusi harus kritis, baru, dan berpikiran jauh ke depan. Gagasan akan konsep baru harus mengandung aspek-aspek yang mempertanyakan norma, menantang struktur tradisional dan meningkatkan kualitas hidup umat manusia

15% GREEN & SUSTAINABLE DESIGN CONCEPT
CLIMATE, ENERGY & WATER

Gambarkan optimalisasi penggunaan energi dan sumber daya lainnya dalam mengurangi beban, meningkatkan efisiensi dan memanfaatkan sumber energi yang dapat diperbaharui.

BUILDING MATERIAL & ECOLOGICAL ENVIRONMENT

Demonstrasikan penggunaan bahan ramah lingkungan dan teknik konstruksi yang bertujuan untuk mengurangi polusi lingkungan. Hal ini dapat membantu untuk mencegah dampak kesehatan yang buruk dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

INDOOR ENVIRONMENT QUALITY (IEQ)

IEQ atau kualitas lingkungan ruang dalam sebuah bangunan berpengaruh pada kondisi kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas penghuninya. Bangunan yang berkelanjutan akan memaksimalkan penggunaan cahaya alami dan ventilasi, selama tipologi bangunan dan kondisi spesifik lainnya memungkinkan.

GREEN INNOVATION PRACTICE

Desain harus mencakup, jika memungkinkan, strategi desain yang pasif (biasanya low-tech) juga sistem-sistem aktif (biasanya high-tech) dan menggabungkan bahan ramah lingkungan dan sistem yang membutuhkan perawatan, sumber daya, dan bahan kimia yang lebih sedikit serta cost-effective.

INTERIOR DESIGN JUDGES

Aghnia Fuad
Chrisye Octaviany
Bitte Design Studio
Fanny Natasya
ETHOSpace
Fendarie Su
Santa Fe Interior Architecture
Grace Hartanti
GraceHartanti Design Lab
Ibam Arafi
POLYMATH